Sabtu, 31 Juli 2010

badminton

Pelatnas Pratama Digembleng... Akmil Magelang Dulu Baru Cipayung Cetak E-mail
Monday, 13 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 3229

SURABAYA, KOMPAS.com - Pebulu tangkis yang dipanggil PB PBSI masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Pratama, akan digembleng secara khusus. Sebelum menjalani program latihan di Cipayung, Jakarta, mereka akan lebih dulu digodok di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PB PBSI, Yacob Rusdianto, di sela-sela menghadiri Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Surabaya, Sabtu (4/4).

User comments (3) Quote this article in website Favoured (139) Related articles
PBSI Belum Berani Pasang Target di Piala Sudirman Cetak E-mail
Monday, 13 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2515

GETTY IMAGES
Sony Dwi Kuncoro, diharapkan segera pulih 100 persen karena dia menjadi harapan Indonesia untuk nomor tunggal putra di ajang Piala Sudirman.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengurus Besar PBSI belum berani memasang target pada kejuaraan dunia bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman, 10-17 Mei 2009 di Guangzhou, China. Pasalnya, susunan pemain yang akan tampil di kejuaraan itu belum ditetapkan.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (171) Related articles
Strategi Jitu Bakal Jadi Kunci Kesuksesan Indonesia di Piala Sudirman Cetak E-mail
Monday, 13 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 3186

SEMARANG, KOMPAS.com - Kekuatan bulu tangkis Indonesia saat ini tak lagi disegani negara-negara lain. Meskipun demikian, bukan berarti tim bulu tangkis Indonesia tak bisa berprestasi lagi.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (196) Related articles
Heryanto: Taufik Harus Dipanggil Masuk Tim Piala Sudirman! Cetak E-mail
Monday, 13 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2761

GETTY IMAGES
Taufik Hidayat, masih bisa dipanggil lagi untuk bergabung dengan skuad tim Piala Sudirman.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kekuatan Indonesia di pentas bulu tangkis dunia sudah kalah dibandingkan dengan beberapa negara lain seperti China, Malaysia, Korea Selatan dan Denmark. Pasalnya, negara-negara tersebut memiliki kekuatan yang merata di semua sektor, baik putra maupun putri.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (167) Related articles
Sony Masuk Puslatda Jatim Cetak E-mail
Monday, 13 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 3219

Kompas/Danu Kusworo
Sony Dwi Kuncoro
Senin, 13 April 2009 | 18:23 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengprov PBSI Jawa Timur menyertakan enam atlet tambahan untuk melengkapi kuota 20 atlet yang ditetapkan KONI setempat. Ini merupakan bagian dari program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim 100 "jilid" II tahun 2009.
User comments (5) Quote this article in website Favoured (144) Related articles
Ke Kanada, Taufik Dapat Julukan Baru Cetak E-mail
Wednesday, 01 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 3224

RICHMOND, Kompas.com - Usai meraih gelar juara yang pertama tahun ini di India Terbuka, Taufik Hidayat akan ikut dalam eksebisi Racket Rally '09 di Richmond, 3-5 April 2009 ini.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (142) Related articles
Non-Pelatnas Penyelamat Muka PBSI Cetak E-mail
Wednesday, 01 April 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Arief Rachman,

Views : 3505

Kembali PBSI harus berterimakasih kepada pemain-pemain non pelatnas. Dua kali pemain-pemain Non Pelatnas menyelamatkan Muka PBSI. Adalah Taufik Hidayat, Flandi Limpele serta Vita Marisa menjadi pemain yang mampu mengangkat nama Indonesia kembali bertengger di kancah bulutangkis dunia. Meski di turnamen All England pemain-pemain Non pelatnas yang diwakili oleh Taufik Hidayat serta Flandi Limpele hanya mampu berbicara hingga babak Semifinal, namun hasil tersebut masih lebih baik jika dibandingkan pemain-pemain pelatnas yang hanya bisa sampai babak perempat final.
User comments (7) Quote this article in website Favoured (111) Related articles
Ramai-Ramai Sukses Cetak E-mail
Thursday, 26 March 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 4320

Di perdelapan final India Open hari ini Kamis, 26 Maret 2009, pasukan Merah Putih meloloskan banyak pemainnya ke pertarungan Jumat. Indonesia hanya kehilangan 3 wakilnya hari ini sementara 9 wakil lainnya melenggang terus.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (156) Related articles
Taufik Nyaris Kalah Cetak E-mail
Thursday, 26 March 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 3567

Taufik Hidayat sang unggulan no.2 yang ditargetkan membawa pulang gelar dari India kemarin mendapat lawan yang hampir memudarkan mimpinya. Adalah Hu Yun--pemain muda asal Hong Kong--yang membuat Taufik bermain tiga set dan selamat dari ujung jarum.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (154) Related articles
Maria Hengkang di Perdana Cetak E-mail
Wednesday, 25 March 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 3888

Maria KristinSayang sekali nasib pemain putri nomor satu Indonesia Maria Kristin Yulianti. Mengakhiri 2008 dengan menjadi ancaman para pemain top dunia, kini ia dirundung cedera di awal 2009. Setelah melewatkan turnamen papan atas baru-baru ini, Maria akhirnya kembali berlaga di India. Namun ia kalah menyakitkan di babak pertama atas pemain muda Cina Zhang Beiwen.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (141) Related articles

Jumat, 30 Juli 2010

badminton olahraga

Badminton Indonesia Telat Regenerasi! Cetak E-mail
Friday, 24 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2712
PB Djarum Komitmen Bentuk Bibit Unggul
ShutterStock
Bulu Tangkis
Jumat, 24 Juli 2009 | 17:48 WIB

TEGAL, KOMPAS.com — Prestasi bulu tangkis Indonesia yang cenderung menurun akhir-akhir ini membuat semua pihak nyaris menyuarakan kritikan tajam. Hal itu ditujukan terutama pada bidang prestasi dan pembinaan yang dirasa tidak bisa bekerja maksimal dalam membentuk pemain.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (157) Related articles
Sony Akhiri Masa Lajang, Ingin Lebih Berprestasi Cetak E-mail
Friday, 24 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2666

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Sony Dwi Kuncoro sudah mengakhiri masa lajang. Dia berharap, kondisi ini semakin memacunya untuk lebih berprestasi lagi, termasuk pada Kejuaraan Dunia di India pada bulan Agustus nanti.
Jumat, 24 Juli 2009 | 16:13 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro resmi mengakhiri masa lajang setelah menyunting gadis berusia 26 tahun, Gading Safitri, yang telah dipacari sejak 2002. Prosesi akad nikah pebulu tangkis yang kini berperingkat enam dunia itu, dilakukan di rumah mempelai putri di Perumahan Rungkut Asri Timur III/10 Surabaya, Jumat (24/7).

User comments (1) Quote this article in website Favoured (176) Related articles
Kans Menang Wakil Indonesia Cetak E-mail
Friday, 24 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 2106

JAKARTA - Pelatnas PB PBSI terus memberikan kesempatan kepada para pebulu tangkis junior untuk menambah jam terbang. Pada Selandia Baru Open Gold Grand Prix 2009 yang diselenggarakan 28 Juli sampai 2 Agustus mendatang, mereka mengirimkan 18 pemain.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (145) Related articles
Sony-Maria Terancam Cetak E-mail
Thursday, 23 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2544
Tidak Dikirim ke Kejuaraan Dunia

JAKARTA - Sebelas wakil pelatnas PB PBSI tercantum dalam daftar peserta Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Namun, beberapa pemain dalam daftar itu terancam tidak dikirim ke even yang diselenggarakan di Hyderabad, India, tersebut.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (116) Related articles
Drawing Mudah Nova/Liliyana Cetak E-mail
Thursday, 23 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 2498

JAKARTA - Hasil buruk dalam beberapa kejuaraan terakhir tidak membuat Nova Widianto/Liliyana Natsir pesimistis menghadapi Kejuaraan Dunia 2009 bulan depan di India. Mereka membidik gelar ketiga, setelah sebelumnya menjadi yang terbaik pada 2005 dan 2007.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (108) Related articles
Revisi Program Fisik Cetak E-mail
Thursday, 23 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 2325

LATIHAN fisik cenderung mereduksi skill seorang atlet. Itu juga terjadi pada pebulu tangkis pelatnas yang akan dikirimkan ke kejuaraan dunia. Sejalan dengan semakin dekatnya even dua tahunan tersebut, mereka menuntut program itu dikurangi.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (127) Related articles
Tinggal Alvent/Hendra AG Yang Bertahan Cetak E-mail
Thursday, 23 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2259

Alvent Yulianto (berdiri) ketika masih berpasangan dengan Luluk Hadiyanto
/

BANGKOK, Kompas.com - Ganda putera Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bertahan di turnamen SGC Thailand Grand Prix Gold 2009.

Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (130) Related articles
Lius Pongoh: Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia Akan Kembali Cerah Cetak E-mail
Friday, 24 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2623

KOMPAS/DANU KUSWORO
Vita Marissa (kanan), siap berbagi ilmu di Djarum Sirkuit Nasional.
/
Kamis, 23 Juli 2009 | 16:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh mengakui adanya penurunan prestasi olahraga bulu tangkis nasional. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah minimnya ajang pembibitan pemain junior.

User comments (3) Quote this article in website Favoured (141) Related articles
Bertemu Lawan-lawan Berat, Sony Tetap Pede Cetak E-mail
Wednesday, 22 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2133

KOMPAS/DANU KUSWORO
Sony Dwi Kuncoro
/
Artikel Terkait:

* Sony Bantah Akan Mundur Setelah Menikah
* Sony Incar Final Kejuaraan Dunia
* Taufik Makin PD, Siap Ukir Sejarah
* Selangkah Lagi, Taufik Catat Rekor Baru
* Luar Biasa, Taufik Lolos ke Final

SURABAYA, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro cukup percaya diri menatap kejuaraan dunia bulu tangkis 2009 di Hyderabad, India, 10-16 Agustus. Kendati hasil undian menempatkan dirinya bertemu lawan-lawan berat, tunggal utama Indonesia itu siap.

User comments (1) Quote this article in website Favoured (149) Related articles
Kesempatan Terakhir Nova/Butet Cetak E-mail
Wednesday, 22 July 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 3030

Nova Widianto/Liliyana Natsir
Rabu, 22 Juli 2009 | 16:29 WIB

HYDERABAD, Kompas.com — Ganda campuran Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, juga memperoleh bye di babak pertama kejuaraan dunia bulu tangkis di Hyderabad, 10-16 Agustus.

badminton olahraga

Sony, Taufik Bukukan Waktu Kembar Cetak E-mail
Wednesday, 12 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2836

Matthieu Lo Ying Ping pemain muda berbakat Perancis dikalahkan Taufik di babak ke-2 (foto: mattieu-loyingping.com)
Matthieu Lo Ying Ping pemain muda berbakat Perancis dikalahkan Taufik di babak ke-2 (foto: mattieu-loyingping.com)


Dua tunggal putra teratas Indonesia hari ini mengawali pertarungan ronde kedua mereka dengan kemenangan relatif mudah. Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat sama-sama menghabisi lawan-lawan mereka asal benua Eropa dalam waktu setengah jam.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (108) Related articles
Taufik, Simon Lengkapi Sukses Hari Kedua Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2386

Simon Santoso Sukses ke Babak Kedua (foto: Berto Wedhatama)
Dua tunggal putra Indonesia menunaikan tugas mereka dengan apik dan melengkapi sukses Indonesia di hari kedua tanpa kehilangan pemain satu pun. Taufik Hidayat, sang unggulan keempat, dan Simon Santoso, andalan ke-13, menggulingkan dua pemain Eropa dalam dua set langsung.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (132) Related articles
Nova/Butet Cuma Butuh 16 Menit Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2004

Nova/Butet Masih Andalan Indonesia (foto: Arief Rachman)
Nova/Butet Masih Andalan Indonesia (foto: Arief Rachman)
Unggulan kedua di nomor ganda campuran dan tumpuan utama Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2009 Nova Widianto/Lilyana 'Butet' Natsir kali ini hanya membutuhkan sekitar seperempat jam untuk menumpas pasangan Belarus.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (115) Related articles
Firda Menang Mudah Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2087

Adriyanti Firdasari (foto: Kompas)
Tunggal putri Indonesia nampaknya bisa sedikit unjuk gigi di Kejuaraan Dunia. Menyusul kemenangan Maria Kristin kemarin di babak pertama, hari ini tunggal putri nomor dua Indonesia Adrianti Firdasari juga tidak mengalami kesulitan untuk mengalahkan pemain Belgia Natalie Deschamp 21-9 21-8.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (154) Related articles
Libatkan Anjing Pelacak dan Penjinak Bom Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 2318

KEJUARAAN Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderabad, India, berlangsung di bawah ancaman teror. Berkembang kabar bahwa Lashkar-e-Taiba siap menjadikan even dunia tersebut sebagai sasaran mereka.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (121) Related articles
Panitia Kacau, Muncul Wacana Mundur Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 1973

ID Card Belum Dapat, Transportasi Tak Pasti

Kejuaraan dunia adalah even terbesar bulu tangkis setelah Olimpiade. Tapi, di India, level dan gengsi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 seakan menurun. Sebab, penyelenggaraan even itu kacau.

M. DINARSA KURNIAWAN, Hyderabad

DI Pullela Gopichand Badminton Academy, Hyderabad, sekretariat panitia Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009, seorang pria dengan kaus bergambar bendera Korea Selatan (Korsel) marah-marah. Dia bertanya kepada seorang panitia soal penyebab pelayanan yang begitu kacau. Padahal, kemarin (10/8) adalah hari perdana even tersebut.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (101) Related articles
Dicky Palyama Permalukan Chun Lai Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2764

Dicky Palyama (kiri) pemain Belanda keturunan Indonesia

HYDERABAD, Kompas.com — Unggulan ke-11 asal China, Bao Chun Lai, harus tersingkir di babak awal kejuaraan dunia, setelah dikalahkan pemain asal Belanda, Dicky Palyama, Senin (10/8).
User comments (1) Quote this article in website Favoured (87) Related articles
Nova/Butet Hadapi Lawan Ringan Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 1699

Nova Widianto (kanan) dan Liliyana Natsir, akan mengawali perjuangan mereka di Kejuaraan Dunia pada hari Selasa (11/8).
/

HYDERABAD, Kompas.com - Juara bertahan Nova Widianto/Liliyana Natsir akan menghadapi lawan ringan Aleksei Konakh/Alesia Zaitsava dari Bulgaria, pada babak penyisihan lanjutan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderabad, India, Selasa petang.

Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (75) Related articles
Misbun Sidek Terkena Gejala Flu Babi Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2434

Misbun ditemani Lee Chong Wei dan Wong Mew Choo (Foto: The Star)
HYDERABAD, Kompas.com - Pelatih bulu tangkis Malaysia, Misbun Sidek harus menjalani karantina setelah dicurigai terjangkit virus A (H1N1).
User comments (5) Quote this article in website Favoured (78) Related articles
Hadang Tiongkok Cetak E-mail
Monday, 10 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 1649
[ Senin, 10 Agustus 2009 ]
HYDERABAD - Tiongkok tetap menjadi kekuatan menakutkan dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Meskipun, para pebulu tangkis Negeri Panda itu tidak ditempatkan di posisi unggulan teratas dalam even yang mulai dilaksanakan hari ini di Hyderabad, India.

badminton olahraga

Sony, Taufik Bukukan Waktu Kembar Cetak E-mail
Wednesday, 12 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2836

Matthieu Lo Ying Ping pemain muda berbakat Perancis dikalahkan Taufik di babak ke-2 (foto: mattieu-loyingping.com)
Matthieu Lo Ying Ping pemain muda berbakat Perancis dikalahkan Taufik di babak ke-2 (foto: mattieu-loyingping.com)


Dua tunggal putra teratas Indonesia hari ini mengawali pertarungan ronde kedua mereka dengan kemenangan relatif mudah. Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat sama-sama menghabisi lawan-lawan mereka asal benua Eropa dalam waktu setengah jam.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (108) Related articles
Taufik, Simon Lengkapi Sukses Hari Kedua Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2386

Simon Santoso Sukses ke Babak Kedua (foto: Berto Wedhatama)
Dua tunggal putra Indonesia menunaikan tugas mereka dengan apik dan melengkapi sukses Indonesia di hari kedua tanpa kehilangan pemain satu pun. Taufik Hidayat, sang unggulan keempat, dan Simon Santoso, andalan ke-13, menggulingkan dua pemain Eropa dalam dua set langsung.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (132) Related articles
Nova/Butet Cuma Butuh 16 Menit Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2004

Nova/Butet Masih Andalan Indonesia (foto: Arief Rachman)
Nova/Butet Masih Andalan Indonesia (foto: Arief Rachman)
Unggulan kedua di nomor ganda campuran dan tumpuan utama Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2009 Nova Widianto/Lilyana 'Butet' Natsir kali ini hanya membutuhkan sekitar seperempat jam untuk menumpas pasangan Belarus.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (115) Related articles
Firda Menang Mudah Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2087

Adriyanti Firdasari (foto: Kompas)
Tunggal putri Indonesia nampaknya bisa sedikit unjuk gigi di Kejuaraan Dunia. Menyusul kemenangan Maria Kristin kemarin di babak pertama, hari ini tunggal putri nomor dua Indonesia Adrianti Firdasari juga tidak mengalami kesulitan untuk mengalahkan pemain Belgia Natalie Deschamp 21-9 21-8.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (154) Related articles
Libatkan Anjing Pelacak dan Penjinak Bom Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 2318

KEJUARAAN Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderabad, India, berlangsung di bawah ancaman teror. Berkembang kabar bahwa Lashkar-e-Taiba siap menjadikan even dunia tersebut sebagai sasaran mereka.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (121) Related articles
Panitia Kacau, Muncul Wacana Mundur Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 1973

ID Card Belum Dapat, Transportasi Tak Pasti

Kejuaraan dunia adalah even terbesar bulu tangkis setelah Olimpiade. Tapi, di India, level dan gengsi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 seakan menurun. Sebab, penyelenggaraan even itu kacau.

M. DINARSA KURNIAWAN, Hyderabad

DI Pullela Gopichand Badminton Academy, Hyderabad, sekretariat panitia Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009, seorang pria dengan kaus bergambar bendera Korea Selatan (Korsel) marah-marah. Dia bertanya kepada seorang panitia soal penyebab pelayanan yang begitu kacau. Padahal, kemarin (10/8) adalah hari perdana even tersebut.
Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (101) Related articles
Dicky Palyama Permalukan Chun Lai Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2764

Dicky Palyama (kiri) pemain Belanda keturunan Indonesia

HYDERABAD, Kompas.com — Unggulan ke-11 asal China, Bao Chun Lai, harus tersingkir di babak awal kejuaraan dunia, setelah dikalahkan pemain asal Belanda, Dicky Palyama, Senin (10/8).
User comments (1) Quote this article in website Favoured (87) Related articles
Nova/Butet Hadapi Lawan Ringan Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 1699

Nova Widianto (kanan) dan Liliyana Natsir, akan mengawali perjuangan mereka di Kejuaraan Dunia pada hari Selasa (11/8).
/

HYDERABAD, Kompas.com - Juara bertahan Nova Widianto/Liliyana Natsir akan menghadapi lawan ringan Aleksei Konakh/Alesia Zaitsava dari Bulgaria, pada babak penyisihan lanjutan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderabad, India, Selasa petang.

Be first to comment this article Quote this article in website Favoured (75) Related articles
Misbun Sidek Terkena Gejala Flu Babi Cetak E-mail
Tuesday, 11 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Kompas,

Views : 2434

Misbun ditemani Lee Chong Wei dan Wong Mew Choo (Foto: The Star)
HYDERABAD, Kompas.com - Pelatih bulu tangkis Malaysia, Misbun Sidek harus menjalani karantina setelah dicurigai terjangkit virus A (H1N1).
User comments (5) Quote this article in website Favoured (78) Related articles
Hadang Tiongkok Cetak E-mail
Monday, 10 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Jawapos,

Views : 1649
[ Senin, 10 Agustus 2009 ]
HYDERABAD - Tiongkok tetap menjadi kekuatan menakutkan dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Meskipun, para pebulu tangkis Negeri Panda itu tidak ditempatkan di posisi unggulan teratas dalam even yang mulai dilaksanakan hari ini di Hyderabad, India.

badminton olahraga

Kado HUT RI Hilang Cetak E-mail
Monday, 17 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2784

Nova/Butet
Nova/Butet Gagal Pertahankan Juara
(badminton-indonesia.com) Harapan terakhir Indonesia di Kejuaraan Dunia bulutangkis di Hyderabad gagal mempersembahkan kado manis ulang tahun Republik Indonesia. Sang juara bertahan Nova Widianto/Lilyana Natsir dibekuk pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 21-13 21-17.
User comments (1) Quote this article in website Favoured (147) Related articles
Sony Hebat Namun Urung ke Final Cetak E-mail
Saturday, 15 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2983


Sony gagal ke final setelah berjuang hebat melawan Lin Dan (foto: Media Indonesia)

(badminton-indonesia.com) Melawan pemain favorit Lin Dan yang bertahun-tahun jarang terkalahkan, tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro akhirnya menyerah lewat permainan panjang lebih dari satu jam. Sony menyerah 14-21 21-13 15-21 lewat pertarungan luar biasa kelas tinggi.
User comments (4) Quote this article in website Favoured (143) Related articles
Nova/Butet Siap Pertahankan Gelar Cetak E-mail
Saturday, 15 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 3619

(badminton-indonesia.com) Juara dunia bertahan Nova Widianto/Lilyana Natsir hari ini selamat dari ancaman pemain unggulan keenam di Hyderabad. Melawan pasangan Denmark Joachim Nielsen/Christinna Pedersen, ganda utama Indonesia itu unggul 21-18 14-21 21-18.
User comments (2) Quote this article in website Favoured (232) Related articles
Taufik Gagal ke Final Cetak E-mail
Saturday, 15 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2832


Taufik Hidayat tak kuasa membendung laju pemain muda

(badminton-indonesia.com) Pemain andalan Indonesia Taufik Hidayat tidak kuat menahan laju unggulan kedua Chen Jin. Senioritas Taufik kali ini dikalahkan dengan penampilan tenaga dan jiwa muda pemain Cina yang mendominasi permainan 21-16 21-6.
User comments (4) Quote this article in website Favoured (132) Related articles
Sony Tumbangkan Unggulan Pertama Cetak E-mail
Friday, 14 August 2009
Baca lebih lanjut...


Written by Aki Baihaki,

Views : 2155


Sony tumbangkan nomor wahid Lee Chong Wei (foto:Republika)

(badminton-indonesia.com) Kekecewaan terbesar dalam turnamen ini ternyata diciptakan oleh pemain Indonesia Sony Dwi Kuncoro. Rintangan terbesar nomor 1 dunia Lee Chong Wei berhasil digulingkan Sony lewat pertarungan panjang 21-16 14-21 21
Liverpool tekuk Rabotnicki 2-0
by godofbola 30 July 2010
David NGog

Debut Roy Hodgson sebagai pelatih Liverpool dalam ajang resmi (kompetitif) berkahir manis. Bermain di leg 1 babak ketiga kualifikasi Liga Europa melawan FK Rabotnicki, The Reds menang 2-0. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Philip II Arena, Skopje, Jumat (30/7/2010) dinihari WIB itu, dua gol Liverpool diborong oleh striker muda David N’Gog. Pertandingan baru memasuki menit [...]
Go!
Ujicoba: Villarreal gasak Spurs 4-1
by godofbola 30 July 2010
Villarreal

Tottenham Hotspur menelan kekalahan telak saat menjamu Villareal di White Hart Lane. Spurs kalah 1-4 dengan tiga gol untuk ‘Kapal Selam Kuning’ dibuat oleh Giuseppe Rossi. Di awal pertandingan, Spurs sebenarnya tampil menjanjikan. Vedran Corluka melepaskan umpan panjang ke arah Robbie Keane yang langsung mengancam gawang Villarreal. Namun, sontekan sang kapten masih bisa ditepis Diego [...]
Go!
Ancelotti bicara Inter & Juve
by godofbola 30 July 2010
Carlo Ancelotti

Meski sudah berhasil meraih prestasi di Inggris, namun Carlo Ancelotti tak serta merta melupakan Italia. Manajer Chelsea itu memberikan opininya soal Inter Milan dan Juventus. Sejak menangani The Blues pertengahan 2009, Ancelotti berhasil menghadirkan impresi positif di musim pertamanya. Gelar Community Shield 2009, Liga Primer 2009/2010, Piala FA 2010 adalah torehan pria yang pernah menangani [...]
Go!
Ibra: Mourinho hebat
by godofbola 30 July 2010
Jose Mourinho

Tangan dingin Jose Mourinho sejauh ini terbukti ampuh. Tim yang ditanganinya selalu berhasil mengukir prestasi. Kemampuan Mourinho sebagai kreator ‘mesin kemenangan’ patut diwaspadai lawan. Mourinho memiliki track record bagus. Berkat strategi dan racikannya, FC Porto dan Inter Milan yang tak memiliki tradisi kuat di Liga Champions mampu dibawanya juara. Ketika menangani Chelsea, pria berjuluk The [...]
Go!
United cukur MLS All Stars 5-2
by godofbola 29 July 2010
Manchester United

Manchester United memetik kemenangan besar dalam pertandingan ketiganya di rangkaian tur Amerika Serikat. Menghadapi MLS All Stars, The Red Devils menyudahi laga dengan kemenangan 5-2. Kemenangan meyakinkan ini seakan menjadi pembalasan atas hasil buruk yang didapat MU sebelumnya. Empat hari lalu, anak didik Sir Alex Ferguson ditundukkan Kansas City Wizards dengan skor tipis 1-2. Bertanding [...]
Go!
Raul: Ein wenig
by godofbola 29 July 2010
Raul Gonzalez

Baru sedikit kosa-kata bahasa Jerman yang dikuasai Raul Gonzalez. Ini berbeda dengan bidikan penyerang berusia 33 tahun itu, karena Raul punya setumpuk target bersama Schalke. Dalam karirnya bermain sepakbola profesional, Raul sebelum ini hanya punya satu klub yaitu Real Madrid. Maka dari itu kepindahan mantan pemain internasional Spanyol itu ke Schalke pun jadi petualangan baru. [...]
Go!
Page 1 of 923
1
2
3
4
5
6
...
923

*
Berita Lainnya
o Hasil positif puaskan Hodgson
o Del Neri: Kemenangan penting
o Mark Hughes tangani Fulham
o Ronaldo minta 7 milik Raul
o Fergie: Hernandez & Macheda first team
o Mou lirik Carvalho?
o Klaim bos Bayern buat Diego bingung
o Marseille juara Piala Super Prancis
o Milan bakal sepi lagi di bursa?
o Jerman hasilkan kebijakan soal puasa
o Giggs masih lapar gelar
o Del Piero rindukan ‘Mighty Juve’
o Silakan belanja, Carlo
o Maxi segera tinggalkan Liverpool
o Zambrotta: Inter paling kuat

sepak bola

Ramires minta dilepas ke Chelsea
by godofbola 30 July 2010
Ramires

Gelandang Benfica, Ramires, meminta klubnya untuk segera melepasnya ke Chelsea. Menurutnya, pindah ke Stamford Bridge merupakan sebuah kesempatan emas yang tak boleh disia-siakan. Ramires memiliki musim yang fantastis tahun lalu. Ia bergabung dengan Benfica dan berhasil mengantar klubnya tersebut menjuarai Liga Portugal. Ia juga sukses masuk ke skuad Brasil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. [...]
Go!
Juventus bekuk Shamrock 2-0
by godofbola 30 July 2010
Amauri

Juventus membuka peluang untuk maju ke babak play-off Liga Europa usai menundukkan Shamrock Rovers 2-0. Dua gol Bianconeri dipersembahkan oleh Amauri Carvalho. Juventus melawat ke Dublin, tepatnya di Tallaght Stadium, Jumat (30/7/2010) dinihari WIB, di leg 1 babak penyisihan ketiga Liga Europa. Hasilnya, kemenangan dua gol tanpa balas mereka bawa pulang. Juventus tampil dominan sepanjang [...]
Go!
Nova/Butet Masih Perkasa Cetak
Sunday, 01 November 2009


Written by Aki Baihaki,

Views : 4082

Nova/Butet raih gelar kedua mereka tahun ini (foto: Tom Vanzieleghem)
Nova/Butet raih gelar kedua mereka tahun ini (foto: Tom Vanzieleghem)

Vita/Hendra Pasangan Potensial
(badminton-indonesia.com) Paris - Ganda campuran utama Indonesia dan unggulan teratas turnamen kali ini akhirnya memboyong gelar Super Series mereka tahun ini. Nova Widianto/Lilyana 'Butet' Natsir dengan ringkas mengalahkan rekan mereka sendiri Vita Marissa/Hendra Aprida Gunawan 21-7 21-7.

Terlihat sekali perbedaan dua pasangan Indonesia yang berlaga hari ini di Stade Coubertin. Yang satu adalah mantan juara dunia sedangkan Vita/Hendra baru saja berpasangan Juni tahun ini. Walau jalannya pertandingan berlangsung santai, kedua pemain benar-benar mengeluarkan jurus all-out di lapangan.

Hari ini Nova lebih banyak mengambil inisiatif untuk menghujam smash smash keras ke lawan ketimbang bermain taktik. Butet pun menimpali permainan Nova dengan cermat dan menjalankan tugas di depan net dengan rapi.

Sementara itu Vita dan Hendra banyak membuat kesalahan yang berakibat bola keluar atau menyangkut di net. Pertahanan keduanya pun tidak sebagus pertandingan-pertandingan mereka sebelumnya. Sering sekali keduanya terlihat berbenturan mengejar bola atau salah posisi. Namun ini dapat dimaklumi mengingat umur pasangan ini hanyalah lima bulan.


Vita/Hendra siap jadi pasangan atas dunia (foto: Tom Vanzieleghem)
Vita/Hendra siap jadi pasangan atas dunia (foto: Tom Vanzieleghem)

Saat diwawancarai Vita mengatakan bahwa sama sekali dirinya tidak grogi di final kali ini. Ia mengakui bahwa lawannya hari ini lebih banyak pengalaman. Pemain yang sangat supel jika dipasangkan dengan siapa pun ini mengatakan sangat puas berpasangan dengan Hendra. Ia juga sudah memutuskan untuk terus berpasangan dengan partner barunya ini untuk ke depannya.

Sebagai pemain yang mengundurkan diri dari Pelatnas, Vita menegaskan bahwa dirinya tidak berniat untuk kembali ke Cipayung tanpa menjelaskan lebih lanjut. Nampaknya prestasi Vita memang belum akan luntur apalagi kejuaraan hari ini memperlihatkan kembali betapa supelnya pemain ini. Dalam waktu lima bulan saja ia sudah dua kali menjadi runner up kejuaraan bintang 5 dan kini menjadi runner up Super Series.

Nova/Butet Belum Mau Mundur

"Kemenangan hari ini memberikan kepercayaan diri kami kembali dan semoga bisa membantu kepercayaan diri kami ke depannya," demikian ujar Lilyana Natsir yang kerap dipanggil Butet. Nada serupa juga diujarkan Nova Widianto yang terlihat begitu puas dengan hasil di Paris.

Tentu saja mereka puas dengan hasil kali ini. Tahun ini merupakan tahun kurang beruntung buat pasangan nomor satu Indonesia ini. Berkali-kali menjadi unggulan teratas turnamen, mereka kurang seproduktif tahun sebelumnya. Bahkan tahun ini mereka melepas gelar juara dunia ke tangan pasangan Denmark Kamylla Rytter-Juhl/Thomas Laybourn.

Gelar di Paris ini merupakan gelar kedua mereka tahun ini. Gelar sebelumnya mereka raih di Malaysia Super Series di bulan Februari. Sisanya, mereka hanya menjadi penghuni babak perempat atau semifinal. Bahkan di Korea SS tahun ini mereka gugur di babak pertama oleh pasangan baru India Diju/Gutta.

Melihat prestasi ini, muncul berita yang mensinyalir mundurnya pasangan ini dari dunia bulutangkis. Nova sendiri mengatakan memang faktor umur untuk dirinya nampaknya sudah mulai mempengaruhi permainannya. Namun melihat aksinya hari ini kepercayaan dirinya pun masih tinggi.

Nova mengatakan ia akan melihat dulu bagaimana prestasinya hingga akhir tahun ini. "Saya tidak mau hanya jadi delapan besar tiap turnamen. Dari situ kita lihat gimana ke depannya," tambahnya.

Lalu bagaimana dengan Butet? Dara manis berpotongan tomboi ini mengatakan ia masih siap bertarung di ajang dunia. Jika partnernya sampai memutuskan untuk mengundurkan diri, maka ia berharap untuk dicarikan pasangan baru.

Tahun ini masih tersisa dua Super Series di Cina dan Hong Kong berturutan mulai tanggal 10 November. Semoga saja keduanya masih dapat membuktikan bahwa mereka masih diperhitungkan di panggung dunia.
Taufik Dapat Runner Up Cetak
Sunday, 01 November 2009


Written by Aki Baihaki,

Views : 4415
Taufik Hidayat dikalahkan Lin Dan (CHN) di final (foto: Tom Vanzieleghem)
Taufik Hidayat dikalahkan Lin Dan (CHN) di final (foto: Tom Vanzieleghem)


Tunggal putra nomor satu Indonesia Taufik Hidayat gagal mengalahkan musuh bebuyutannya Lin Dan di Paris hari ini. Taufik yang banyak membuat kesalahan sendiri ini juga sedikit terlihat kalah cepat dibandingkan lawannya yang lebih muda. Taufik kalah dua set langsung 6-21 15-21.

Permainan Taufik belum berkembang di set pertama. Tunggal utama Indonesia ini banyak melayangkan bola ke net atau ke luar lapangan. Walau rally-rally berlangsung panjang dan ketat, biasanya permainan diakhiri dengan kesalahan Taufik.

Lin Dan tidak menahan diri untuk meninggalkan Taufik 6-0 di awal permainan. Taufik menambah satu angka namun dibalas tiga pukulan Lin Dan menjadi 9-1. Taufik lalu meraih 2 angka, Lin Dan membalas balik satu poin kemudian Taufik bermain indah merebut tiga poin. Kedudukan menjadi 10-6 bagi Lin Dan dan pemain Cina ini tidak memberikan satu poin pun hingga ia menutup set 21-6.

Di set kedua permainan Taufik sedikit meningkat namun banyaknya unforced errors dari Taufik kembali menjadi faktor kemenangan Lin Dan. Di set kedua permainan lebih panas dengan rally-rally panjang dan permainan kelas tinggi bulutangkis ditampilkan kedua pihak. Taufik berkali-kali mengeluarkan backhand smash yang menghibur penonton. Sayang perjuangan Taufik kali ini cepat ditangguhkan Lin Dan 21-15.

Seusai pertandingan Taufik mengatakan ia cukup puas targetnya ke final sudah tercapai untuk menjaga prestasi tahun lalu. Ia juga menyanggah anggapan bahwa dirinya terlalu letih akibat pertarungan hebat kemarin melawan Peter Gade. Menurutnya ini memang giliran sang pemain Cina untuk mengalahkannya saat ia makin berumur. "Dulu waktu Lin Dan baru mulai main, giliran saya yang sering mengalahkan dia," ujar Taufik.

Taufik juga mengutarakan kesenangannya bermain di Paris. Ia berjanji akan kembali ke Paris tahun depan untuk Kejuaraan Dunia. Tentu saja Taufik menyukai kejuaraan di negeri cinta ini, pasalnya seisi stadion berdiri di belakang Taufik. Saat Taufik meraih poin, gemuruh stadion merebak diiringi terompet dan teriakan-teriakan berbagai bahasa. Bahkan penonton Perancis pun menyorak-nyoraki nama Taufik dengan benar padahal cukup sulit untuk mereka mengucapkan huruf H di awal kata--yang biasanya tidak diucapkan.
Taufik Dapat Runner Up Cetak
Sunday, 01 November 2009
 
Written by Aki Baihaki,
Views : 4415    
Taufik Hidayat dikalahkan Lin Dan (CHN) di final (foto: Tom Vanzieleghem)
Taufik Hidayat dikalahkan Lin Dan (CHN) di final (foto: Tom Vanzieleghem)


Tunggal putra nomor satu Indonesia Taufik Hidayat gagal mengalahkan musuh bebuyutannya Lin Dan di Paris hari ini. Taufik yang banyak membuat kesalahan sendiri ini juga sedikit terlihat kalah cepat dibandingkan lawannya yang lebih muda. Taufik kalah dua set langsung 6-21 15-21.

Permainan Taufik belum berkembang di set pertama. Tunggal utama Indonesia ini banyak melayangkan bola ke net atau ke luar lapangan. Walau rally-rally berlangsung panjang dan ketat, biasanya permainan diakhiri dengan kesalahan Taufik.

Lin Dan tidak menahan diri untuk meninggalkan Taufik 6-0 di awal permainan. Taufik menambah satu angka namun dibalas tiga pukulan Lin Dan menjadi 9-1. Taufik lalu meraih 2 angka, Lin Dan membalas balik satu poin kemudian Taufik bermain indah merebut tiga poin. Kedudukan menjadi 10-6 bagi Lin Dan dan pemain Cina ini tidak memberikan satu poin pun hingga ia menutup set 21-6.

Di set kedua permainan Taufik sedikit meningkat namun banyaknya unforced errors dari Taufik kembali menjadi faktor kemenangan Lin Dan. Di set kedua permainan lebih panas dengan rally-rally panjang dan permainan kelas tinggi bulutangkis ditampilkan kedua pihak. Taufik berkali-kali mengeluarkan backhand smash yang menghibur penonton. Sayang perjuangan Taufik kali ini cepat ditangguhkan Lin Dan 21-15.

Seusai pertandingan Taufik mengatakan ia cukup puas targetnya ke final sudah tercapai untuk menjaga prestasi tahun lalu. Ia juga menyanggah anggapan bahwa dirinya terlalu letih akibat pertarungan hebat kemarin melawan Peter Gade. Menurutnya ini memang giliran sang pemain Cina untuk mengalahkannya saat ia makin berumur. "Dulu waktu Lin Dan baru mulai main, giliran saya yang sering mengalahkan dia," ujar Taufik.

Taufik juga mengutarakan kesenangannya bermain di Paris. Ia berjanji akan kembali ke Paris tahun depan untuk Kejuaraan Dunia. Tentu saja Taufik menyukai kejuaraan di negeri cinta ini, pasalnya seisi stadion berdiri di belakang Taufik. Saat Taufik meraih poin, gemuruh stadion merebak diiringi terompet dan teriakan-teriakan berbagai bahasa. Bahkan penonton Perancis pun menyorak-nyoraki nama Taufik dengan benar padahal cukup sulit untuk mereka mengucapkan huruf H di awal kata--yang biasanya tidak diucapkan.

badminton

badminton

badminton

badminton
Image
Markis Kido dan Hendra Setiawan
Ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan memboyong gelar French Super Series setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia Koo Kean Keat/Tan Boon Heong asal Malaysia. Pertarungan penghujung acara ini berlangsung lewat pertarungan ketat yang dimenangkan Markis/Hendra 15-21 21-15 21-14.


Di set awal permainan kubu Indonesia mengikuti permainan lawan. Adu jotos smash dan bola-bola cepat menjadi kunci kedua tim. Sayangnya pasangan Malaysia banyak memberikan bola yang sulit ditebak dan banyak memancing Markis yang baru saja pulih dari cedera lutut. Permainan tipe ini memang paling disukai pasangan jiran dan mereka pun sukses mempecundangi Markis/Hendra 21-15.

Untungnya di set selanjutnya pasangan Indonesia mengubah taktik agar tidak terbawa permainan lawan. Kali ini kepiawaian Hendra memainkan bola di net membuahkan hasil luar biasa. Servis lawan dibalas drop atau chop tipis net yang sulit dikembalikan lawan sementara Markis sudah siap menghujam dengan smash keras. Indonesia pun berhasil menimpali perolehan Malaysia di set awal 21-15.

Di set ketiga Indonesia menjaga ritme set sebelumnya dengan ajakan adu net sulit. Namun kali ini Markis/Hendra juga lebih banyak mengombinasikan serangan-serangan keras dan dorongan ke belakang lawan. Berbalik pula kali ini lebih banyak Koo/Tan yang terkecoh.

Indonesia lebih dulu memimpin 4-0 lalu di posisi istirahat Indonesia masih terus kokoh 11-5. Usai rehat situasi sedikit menguatirkan karena pasangan Malaysia lebih banyak meraih poin. Saat Indonesia meraih 4 poin, Koo/Tan sudah mendulang 7 angka menjadikan posisi 15-12. Untunglah pasangan Indonesia kembali menjaga konsistensi dan melesat ke posisi 19-12. Malaysia mencoba menyelamatkan diri di poin kritis ini namun mereka hanya meraih 2 angka akhir sebelum kemenangan mutlak diraih ganda Indonesia.